Tips Mencuci Pakaian ala Backpacker

Sebutan Backpacker berawal dari para pejalan (traveler) yang berpetualang menggunakan ransel (backpack). Di dalam ransel tersebutlah segala perlengkapan yang dibutuhkan pada saat traveling. Pada awal – awal saya melakukan perjalanan, biasanya saya selalu membawa ransel ukuran 60 liter. Didalamnya terdapat tenda, alat memasak, pakaian yang banyak, dll. Belakangan saya berpikir, hal itu bukanlah sesuatu yang praktis, simpel dan efisien. Pada tahun 2012 saya memutuskan untuk membeli Daypack Deuter ukuran 28 liter. Berawal dari situlah saya mulai belajar melakukan perjalanan dengan perlengkapan seefektif dan seefisien mungkin.

Perlengkapan wajib yang harus kita persiapkan ketika kita mau traveling adalah pakaian. Membawa pakaian yang berlebihan bukanlah keputusan seorang Smart Traveler. Oleh karena itu, bawalah pakaian secukupnya, misalnya untuk perjalanan seminggu saya akan mempersiapkan 3 kaos, 2 celana pendek, 1 celana panjang (tergantung kondisi) dan 4 pakaian dalam. Bagaimana bisa mungkin pakaian sejumlah itu bisa dipergunakan untuk perjalanan seminggu, apakah 1 kaos digunakan untuk 2 hari? Kalau Anda masih peduli dengan orang di sekitarmu (#BB - Bau Badan mode On haha..:-D), mungkin itu bukanlah solusi yang tepat. 

Solusi terbaik yang harus kita lakukan adalah, mencuci segera pakaian yang telah dipakai seharian dan biasanya saya melakukannya di malam hari. Adapun langkah - langkah yang harus kita lakukan adalah :
  1. Rendam pakaian di Wastafel
    Rendamlah terlebih dahulu pakaian kotor Anda menggunakan deterjen/ shampo, apabila tidak memiliki deterjen bisa diakali menggunakan shampo. Biarkan selama 30 menit di dalam wastafel. Apabila Anda menginap di tempat yang tidak memiliki wastafel, bisa diakali dengan merendam pakaian di dalam kantung plastik atau ember.

    Rendam pakaian di Wastafel

  2. Bersihkan Pakaian
    Setelah 30 menit merendam pakaian di wastafel, selanjutnya adalah tahap membersihkan pakaian Anda. Kucek - kuceklah pakaian semaksimal mungkin dan bila terdapat noda bersihkan menggunakan shampo/ deterjen. Dengan merendam dan mengkucek pakaian, minimal bau dan debu yang menempel di pakaian sudah berkurang/ hilang. Setelah pakaian dikucek - kucek, rendam kembali pakaian di air bersih (tanpa deterjen/ shampo).

    Kucek - kucek pakaian di Wastafel

  3. Keringkan Pakaian
    Tahap selanjutnya adalah mengeringkan pakaian dengan cara memerasnya semaksimal mungkin, hingga tidak ada air lagi menetes dari pakaian. Setelah itu lanjutkan dengan mengempas - empaskan pakaian di udara, dengan tujuan meminimalisasi air yang masih menempel di pakaian.

    Peras pakaian semaksimal mungkin, hingga tetes terakhir. :-D

  4. Jemur Pakaian
    Tahap terakhir adalah jemur pakaian Anda di tempat handuk atau bisa juga dijemur didalam lemari yang terbuka. Dan biarkan angin malam yang mengeringkan pakaian Anda.haha.. :-D Tetapi kalau ada kipas angin, gunakanlah kipas angin untuk mempercepat proses pengeringan pakaian Anda.

    Jemur pakaian di tempat Handuk
    Jemur Pakaian di lemari terbuka
    Proses pencucian selesai, tinggal menunggu pakaian kering dan siap untuk digunakan untuk hari berikutnya. Bagaimana? mudah bukan? dengan cara seperti ini, minimal kita sudah menghemat biaya Laundry pakaian. :-) Selamat mencoba tips sederhana ini buat para Backpacker.

    "Mari Jelajah Indonesia kita, Aku Cinta Indonesia"

0 comments:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.